AS-SUNNAH TIDAK DAPAT DIUKUR DENGAN AKAL-AKAN MANUSIA
Ushul As-Sunnah Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah wa ba’du 📚 AS-SUNNAH TIDAK DAPAT DIUKUR DENGAN AKAL-AKAN MANUSIA 🌎Sumber https://permatasunnah.com/as-sunnah-tidak-dapat-diukur-dengan-akal-akan-manusia/ Imam Abu Abdillah Ahmad bin Muhammad bin Hanbal rahimahullah berkata: Di antara pondasi Ahlus sunnah adalah وَلاَ تُضْرِبُ لَهَا الأَمْشَالُ. وَلاَ تُدْرِكُ بِالعُقُوْلِ وَلاَ اْلأَهْوَاءِ، إِنَّمَا هُوَ اْلاِتْبَاعُ، وَتَرْكُ اهَوَى As-Sunnah tidak boleh dibuat pemisalan dan tidak dapat diukur dengan akal dan hawa nafsu, akan tetapi dengan ittiba dan meninggalkan hawa nafsu Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu meriwayatkan dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sebuah hadits الْوُضُوءُ مِمَّا مَسَّتِ النَّارُ Hendaklah berwudhu setelah memakan makanan yang terkena api.” [HR. Muslim] Maka ada seorang sahabat berkata padanya (Abu Hurairah): “Tidakkah kamu memerintahkan mereka agar berwudhu setelah minum air panas.” Maka ia jawab: “Wahai anak saudaraku, jika aku menyam...